Friday, April 24, 2015

Kuarsa Kriptokristalin dan Jenisnya di Dunia

Kuarsa Kriptokristalin dan Jenisnya di Dunia
Kuarsa kriptokristalin (cryptocrystalline quartz) merupakan satu dari varietas utama keluarga batu mulia kuarsa dan sering ditemui. Di antara beribu-ribu jenis mineral yang terserak di bumi, hanya ada beberapa ratus yang tergolong jenis yang langka, tahan lama, dan juga indah atau malah memiliki kombinasi dari ketiga unsure tersebut sehingga harganya menjadi mahal. Dahulu mineral-mineral tersebut dibedakan menjadi dua macam yaitu batu mulia (precious stones) seperti berlian, miraah, dan zamrud dan juga batu mulia tanggung (semi-precious stones) seperti biduri bulan, zircon, dan akik. Sebetulnya pembedaan seperti ini tidak niscaya dibutuhkan karena pada umumnya mineral relative memiliki kualitas keindahan dan daya tahan tinggi, serta dapat dipakai sebagai perhiasan yang disebut permata (gemstones). Selain kuarsa kristalin jenis utama kuarsa lainnya adalah kuarsa kriptokristalin (cryptocrystalline quartz).

Kuarsa Kriptokristalin dan Jenisnya di Dunia
Kuarsa Kriptokristalin dan Jenisnya di Dunia

Kuarsa Kriptokristalin dan Jenisnya di Dunia
Kuarsa Kriptokristalin dan Jenisnya di Dunia

Kuarsa Kriptokristalin dan Jenisnya di Dunia
Kuarsa Kriptokristalin dan Jenisnya di Dunia

Kuarsa kriptokristalin (cryptocrystalline quartz)
Kuarsa kriptokristalin merupakan kelompok kuarsa dengan Kristal-kristal yang berukuran miskroskopik, tersusun dari Kristal-kristal tunggal yang sangat halus sehingga tidak dapat dikenali tanpa bantuan mikroskop sehingga biasanya pekat dan tidak tembus cahaya. Kelompok kuarsa ini hadir dalam warna-warni dan pola-pola yang beraneka dengan varietas yang dapat dibedakan menjadi dua tipe yakni berserat (fibrous) dan mikrogranular (microgranular). Beberapa varietas kuarsa kriptokristalin telah banyak dikenal dan popular entah sebagai batu hias atau batu mulia.
·         Kalsedon (chalcedony) adalah kuarsa kriptokristalin yang tembus cahaya atau semi tembus cahaya yang mungkin berpola (akik) atau berwarna seragam (biru, hijau, merah jambu, hitam, putih, abu-abu kebiruan).
·         Akik (agate) dibedakan ke dalam banyak tipe umum bahkan sering kali dengan nama-nama local. Akik adalah batu kalsedon yang menampakkan pola-pola warna yang luar biasa pada umumnya berupa formasi garis-garis lengkung baik beraturan maupun tidak.
·         Akik api (fire agate) adalah kolsedon yang mengandung lapisan-lapisan inklusi tipis limonit (limonite) atau goetit (goethite) yang memberikannya warna-warni yang khas bagaikan lidah api jika dipotong secara tepat hingga hanya tersisa lapisan pelindung tipis kalsedon di atas inklusi-inklusinya.
·         Batu darah (bloodstone) disebut juga heliotrope merupakan jenis kalsedon hijau tua kehitaman atau jesper dengan bercak merah.
·         Karnelia (carnelian atau cornelian) adalah kolsedon merah-kecoklatan. Pada masa Romawi Kuno batu ini sering dipakai sebagai cameo dan intaglio.
·         Oniks (onyx) adalah sebuah istilah umum untuk merajuk pada batu kalsedon hitam sempurna, walau istilah ini juga dipakai untuk menamakan kalsedon dengan warna-warna yang lain. Untuk lebih tepatnya oniks merupakan batu akik hitam yang berpita-pita lurus dan sejajar dengan warna berselang-seling yang di masa lampau sering dimanfaatkan untuk membuat cameo.
·         Jasper atau japis (bahasa Yunani iaspis ‘yang berbintik’) berkebalikan dengan kolsedon merupakan sejenis kuarsa kriptokristalin yang pekat dn lebih kasar uratnya.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kuarsa Kriptokristalin dan Jenisnya di Dunia

0 comments:

Post a Comment