Friday, April 24, 2015

Pirus Batu Suci dari Timur

Pirus Batu Suci dari Timur
Pirus (turquoise) merupakan salah satu permata yang istimewa karena asal permata tersebut yang erat kaitannya dengan  simbol kesucian bagi beberapa bagian wilayah Timur dunia khususnya wilayah Mesir juga Persia dan juga orang-orang yang tinggal di dalamnya. Di antara beberapa ribu jenis mineral yang terserak di dalam kerak bumi, hanya ada beberapa ratus yang tergolong jenis yang langka, tahan lama, dan juga tergolong indah atau malah memiliki kombinasi dari ketiga unsur tersebut sehingga harganya menjadi sangat mahal. Dahulu mineral-mineral tersebut dibedakan menjadi dua macam yaitu batu mulia (precious stones) seperti berlian, miraah, dan zamrud dan juga batu mulia tanggung (semi-precious stones) seperti biduri bulan, zircon, dan akik.
Sebetulnya pembedaan seperti ini tidak niscaya dibutuhkan karena pada umumnya mineral relative memiliki kualitas keindahan dan daya tahan tinggi, serta dapat dipakai sebagai perhiasan yang disebut permata (gemstones). Walau hanya memiliki dua warna (tiga jika kedua warna batu pirus / turquoise digabung menjadi satu) namun tidak menutup keindahan dan juga makna dibalik batu mulia pirus (turquoise) yang digadang-gadang menjadi perhiasan yang wajib untuk para ratu pada zaman Mesir Kuno.

Pirus Batu Suci dari Timur
Pirus Batu Suci dari Timur

Pirus Batu Suci dari Timur
Pirus Batu Suci dari Timur

Pirus Batu Suci dari Timur
Pirus Batu Suci dari Timur

Batu permata pirus (turquoise)
Batu pirus (turquoise) telah lama dikenal dengan julukan “Batu Timur” yang merupakan batu sucinya orang-orang Timur. Batu-batu pirus (turquoise) ini pertama kali ditemukan di tambang Sinai di daerah Mesir sekitar 5500 tahun sebelum Masehi. Selain dianggap memiliki kekuatan magis oleh orang-orang Mesir Kuno batu ini sering kali digunkan di dalam seni dan sebagai obat penyembuh katarak. Bahkan Ratu Zar yang hidup di zaman tersebut mengenangkan empat gelang yang terbuat dari batu pirus (turquoise) saat meninggalkan dan jenazahnya dijadikan mumi. Selain di Mesir batu pirus (turquoise) ini juga dapat ditemukan di Iran (Persia), Turki, Afghanistan, Arab, Afrika, Tibet, China, Rusia, Meksiko, Australia, barat daya Amerika Serikat, dan Indonesia (walaupun sangat jaranga).
Batu mulia pirus (turquoise) ini memiliki warna biru, hijau, atau malah biru kehijauan ini sangat khas dengan goresan urat-uratnya yang seperti retakan. Di dalam sejarah batu mulia pirus (turquoise) ini telah secara luas digunakan di dalam seni perhiasan dari bangsa Timur dan juga seni ukir dan pahat masyarakat pribumi Amerika. Namun pirus (turquoise) yang sekarang di pasaran secara missal pada umumnya telah diasupi oleh damar dan juga unsure-unsur lainnya, hal ini dilakukan untuk menyumbat material yang sarang atau porous, berdaya serap tinggi serta untuk memperbaiki warnanya. Material yang belum terkena trimen (untreared material) tentu saja akan menjadi batu mulia pirus (turquoise) yang snagat langka dengan harga jual yang tantunya sangat tinggi.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pirus Batu Suci dari Timur

0 comments:

Post a Comment