Tuesday, February 10, 2015

Anting dan Cincin, Perhiasan Mungil yang Digemari



Anting dan Cincin, Perhiasan Mungil yang Digemari

Beberapa wanita sering memakai perhiasan secara komplit mulai dari kalung, anting, gelang, hingga cincin, tapi ada beberapa orang yang hanya memakai satu atau dua perhiasan. Perhiasan yang sering digunakan oleh para wanita adalah anting atau cincin karena dianggap sederhana namun memiliki nilai yang lebih. Cincin atau anting yang digunakan mulai dari harga ribuan hingga puluhan juta rupiah tergantung bahan maupun permata yang tersemat di perhiasan tersebut. Ada berbagai jenis cincin atau anting yang mendapat tempat di hati masyarakat dunia. Salah satunya adalah anting Lolita yang merupakan anting produksi Indonesia.

Anting Lolita asal Indonesia

Beberapa waktu yang lalu Kate Middleton menggunakan sepasang anting yang indah. Duchess of Cambridge yang saat itu mendatangi acara amal di London Utara mengenakan anting-anting seharga 45 dollar/ Amerika atau hanya senilai 462 ribu rupiah. Kate membeli anting-anting tersebut di Veronique Henry of Mirabelle Jewellery, anting-anting Lolita ini berbahan emas dengan kadar 22 karat. Anting dengan style Lolita ini mempunyai cirri yaitu tiga lingkaran-lingkaran kecil yang saling terkait dan memiliki panjang 4 cm. Paling mengesankan adalah anting-anting ini dibuat secara manual atau handmade. Henry yang menjadi perancangnya menyebutkan bahwa anting-anting ini dibuat oleh suatu keluarga di Indonesia lebih tepatnya di Bali. Sayangnya jika ingin memiliki anting-anting ini kita harus mengantri kurang lebih 3 minggu. Masyarakat Indonesia harus bangga bahwa karyanya dapat menembus pasaran internasional bahkan telah digunakan oleh Kate Middleton yang Duchess of Cambridge dan juga Ratu Masa Depan Inggris.

anting lolita
anting lolita

Cincin dan kesederhanaannya
Cincin adalah perhiasan yang terkesan mungil dan hanya melingkari jari. Biasanya cincin melingkari jari manis atau jari tengah, dan biasanya hanya perempuan yang menggunakannya namuan sekarang banyak laki-laki telah menggunakan cincin untuk menghiasi tangan mereka. Cincin biasanya terbuat dari emas kuning, emas putih, platina atau perak walaupun sekarang juga ada cincin yang terbuat dari titanium. Bentuk cincin biasanya polos atau berukir-ukir dengan bertahtakan permata atau batu mulia.
Sudah lebih dari 4800 tahun yang lalu proses saling bertukar cincin dilaksankan. Cincin pernikahan sendiri disematkan pada jari manis mengikuti tradisi wangsa Tudor pada abad ke-16 yang mengatakan bahwa pembuluh darah pada jari manis langsung berhubungan dengan jantung. Cincin merupakan bagian dari upacara pernikahan, pertunangan atau juga diberikan sebagai hadiah pengikatan janji suci dan juga tanda kasih sayang. Walau bentuk yang tergolong sederhana namun harga cincin bahkan bisa menjadi sangat mahal hingga berratus-ratus juta sebab bahan pembuatan maupun permata yang bertahta pada cincin tersebut, tidak heran cincin sering kali menjadi perhiasan idaman para banyak wanita di dunia.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Anting dan Cincin, Perhiasan Mungil yang Digemari

0 comments:

Post a Comment